Film ini didukung oleh aktor dan aktris yang sangat populer di industri film horor dan laga tahun 80-an: sebagai pemeran utama wanita.
Film horor Indonesia zaman dulu (jadul) memiliki daya tarik tersendiri dengan atmosfer klenik yang kental dan akting yang ekspresif. Salah satu judul yang tetap membekas di ingatan pecinta film bioskop lawas adalah yang dirilis pada tahun 1988. Disutradarai oleh Imam Putra Piliang , film ini merupakan kelanjutan semangat dari kesuksesan film Guna-Guna Istri Muda yang populer pada tahun 1977.
: Cerita berpusat pada Harris , yang terobsesi dengan Lisa , anak dari majikannya, Hermawan . Di sisi lain, Mirna , yang merupakan istri muda Hermawan, justru menaruh hati pada Harris dan ingin menjadikannya kekasih.
Film ini didukung oleh aktor dan aktris yang sangat populer di industri film horor dan laga tahun 80-an: sebagai pemeran utama wanita.
Film horor Indonesia zaman dulu (jadul) memiliki daya tarik tersendiri dengan atmosfer klenik yang kental dan akting yang ekspresif. Salah satu judul yang tetap membekas di ingatan pecinta film bioskop lawas adalah yang dirilis pada tahun 1988. Disutradarai oleh Imam Putra Piliang , film ini merupakan kelanjutan semangat dari kesuksesan film Guna-Guna Istri Muda yang populer pada tahun 1977.
: Cerita berpusat pada Harris , yang terobsesi dengan Lisa , anak dari majikannya, Hermawan . Di sisi lain, Mirna , yang merupakan istri muda Hermawan, justru menaruh hati pada Harris dan ingin menjadikannya kekasih.